Duabelas Tangkai Mawar (Keindahan yang Kadang Membuatmu Luka)
Kisah cinta ini terjadi pada dua anak manusia yang hanya menjalani takdir cinta Tuhan. Suatu malam ketika mereka berjanji untuk bertemu. Sang laki-laki datang terlambat. Waktu itu hujan turun sangat deras. Bunga yang sudah dibawanya menjadi basah kuyup. Sang wanita juga sempat marah.
Apalagi kala itu laki-laki tersebut membawa seikat bunga yang
jumlahnya 12 tangkai bunga mawar. Ada satu tangkainya yang berupa bunga
plastik. Sang wanita menangis karena merasa bersalah sesudah laki-laki itu
berhasil menjelaskan.
Ia merasa bersalah karena tidak mendengarkan apa yang
dijelaskan Sang lelaki tersebut. Laki-laki tersebut berkata bahwa ia akan
senantiasa mencintai Sang wanita tersebut sampai bunga mawar plastik yang
dibawanya itu mati. Mendengar perkataan tersebut, Sang wanita terkejut dan
terdiam.
Ia terharu dengan apa yang diucapkan oleh Sang lelaki. Sang
wanita menginginkan sebuah hubungan yang romantis dan seperti di film-film.
Padahal romantis yang sesungguhnya itu tidak harus meniru seperti yang ada pada
film-film.
Sang wanita pada suatu ketika bertanya mengapa ia tidak
pernah mengucapkan kata-kata “Aku mencintaimu.” Setelah itu, ia mengatakan
bahwa cinta itu tidak akan pernah cukup jika hanya diungkapkan lewat 3 kata
yakni aku cinta kamu.
Percayalah bahwa cinta itu merupakan perasaan yang lebih dari
sekedar mengucapkan kata-kata tersebut. Cinta tidak pernah memerlukan alasan.
Kehadiran cinta selalu dengan tiba-tiba dan tidak dengan undangan. Kekuatan
cinta harus selalu kita percayai. Kita tidak pernah tahu seberapa besarnya
cinta bisa membuat kita merasa bahagia.

Komentar
Posting Komentar